Tampilkan postingan dengan label Peninjauan Desain Kemasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peninjauan Desain Kemasan. Tampilkan semua postingan

27 Oktober, 2007

Pembahasan Kecap Bango

Visual tampak : memiliki warna dasar hijau dengan border berbentuk pola lingkaran dan oval.
Pada bagian tengah terdapat gambar burung bangau dengan background berwarna orange. Di kedua sisi gambar terdapat tulisan Cap Bango yang merupakan merek dari produk tersebut.

Gambar burung bangau cukup menjelaskan merknya yaitu Kecap Bangau. Tapi kurang menggambarkan kalau itu sebenarnya produk kecap, karena tidak mengandung unsur kecap pada kemasan tersebut. Desainnya sudah dikenal oleh banyak orang dan sengaja tidak pernah diubah agar orang tidak bingung dan tidak merubah loyalitas terhadap produk tersebut.

Pembahasan Pil 'Chi-Kit' Teck Aun

Visual yang tampak : kemasan berwarna dasar merah muda dengan tulisan cina, dan memiliki gambar burung elang pada bagian atasnya. Pada bagian tutup terdapat gambar muka orang yang menurut saya adalah orang yang menciptakan pil ini atau pemilik perusahaan obat ini.

Desain dari kemasan ini terkesan kuno dan sederhana. Kemasan ini sebagian besar menggunakan tipografi dengan dilengkapi beberapa gambar. Untuk warnanya, mengunakan warna merah sehingga menonjolkan kesan obat tradisional dari Cina. Desainnya yang menggunakan tulisan – tulisan yang ramai dan kecil semakin menguatkan kekhasan obat ini yang berasal dari Cina. Lalu adanya foto orang tua dengan bingkai yang ramai yang disertai gambar pagoda memberi kesan kuno dan terkadang membua orang malas untuk membacanya.

Pembahasan Obat Kuat Pilkita

Visual yang tampak : (tampak depan) : Terdapat tulisan jamu berwarna hitam dengan background putih berbentuk lingkaran di sisi kiri atas. Tulisan nama produk berwarna hitam di dalam kotak asimetris denagn outline kuning di luar outline hitam. Background kemasan berwarna merah dan sedikit warna hitam pada bagian bwah background kemasan. Di bagian bawah kanan terdapat gambar logo tempat dimana produk ini dibuat.
(tampak belakang) : terdapat kotak berwarna putih berisi keterangan tentang produk tersebut. Gambar laki-laki kuat yang sedang mempertontonkan tubuhnya terdapat di sebelah kiri kotak, sedangkan gambar ginseng berwarna kuning terdapat di sebelah kanan kotak. Background pada kemasan belakang menggunakan warna merah.
Bagian dalam kemasan berwarna putih dengan tulisan-tulisan yang berisi keterangan produk menggunakan warna hitam.

Desain label cukup menunjukkan bahwa produknya adalah obat kuat, pemilihan warna pada label kemasan juga cukup ”greng”. Dibelakang kemasan ada gambar laki-laki dengan tubuh berotot menyatakan bahwa pilkita ini adalah pil intuk obat kuat pria. Gambar jahe merupakan ramuan untuk kuat, warna kemasan merah, menggambarkan passion.

Pembahasan Lada Halus

Visual yang tampak : Bentuk merek produk lingkaran. Warna tulisan merah pada background krem. Terdapat gambar kupu-kupu berwarna merah (kupu-kupu hanya outlinenya saja). Terdapat lingkaran berwarna merah yang mengelilingi tulisan nama produk dan gambar kupu-kupu.

Desainnya simple, hanya menggunakan dua warna. Warna background dan tulisan tidak banyak ornamen-ornamen pada label kemasan. Desainnya sangat original dan menunjukkan produk Indonesia, karena lada merupakan rempah-rempah yang asli merupakan hasil Indonesia. Tulisannya yang membuat terkesan kuno atau tua. Terdapat simbol kupu-kupu untuk menyimbolkan bahwa produk ini terus bermetamorfosis hingga saat ini.

Pembahasan kertas sigaret SEGI-TIGA

Visual yang tampak : Kemasan produk kertas sigaret SEGI-TIGA ini tampil dengan apa adanya. Pada tengah kemasan terdapat foto seorang laki-laki. Foto inipun tampil dengan apa adanya, seperti foto untuk KTP. Pemilihan merek pun simpel SEGI-TIGA. Dan anehnya, si segitiga tidak muncul sebagai ikon utama/tunggal, melainkan sebagai latar saja, dengan tambahan empat kembang yang mirip sakura, tapi mungkin juga yang dimaksud cengkeh karena bunga sakura tidak ada di Indonesia.

Desainnya sangat apa-adanya, gak neko-neko. Warna yang dipakai kebanyakan kuning dengan garis dan tulisan warna biru. Lalu foto wong solo terlihat sangat simple, apa adanya, seperti foto untuk KTP. Foto seperti ini banyak ditemukan di berbagai produk obat-obatan Cina untuk mengidentifikasikan pemilik obat-obatan tersebut. Desainnya kurang mengeksplor nama produk. Desainnya sangat tidak menarik, benar-benar kelihatan seperti produk tua. Terlebih gambar orangnya, sangat tidak menimbulkan kesan kalau “merokok itu nikmat”, sehingga seakan-akan membuat orang tidak tertarik untuk membelinya.

Pembahasan Ting Ting Jahe

Visual yang tampak : Labelnya yang bergambar rimpang jahe didalam suatu bulatan oval berwarna merah dan pada bagian tepi kanan-kirinya ada kotak-kotak kecil biru-putih. Lalu pada penulisan merek dagang "Paberik Kembang Gula, SINA, Pasuruan" makin memastikan bahwa permen ini permen "masa lalu".

Ilustrasi sangat tidak menarik, walaupun handmade, desainnya bisa diolah lebih menarik lagi. Desain yang simple bisa membuatnya diminati oleh banyak orang. Desainnya juga tidak mirip dengan jahe, maka orang tidak akan mengerti. Menggunakan stempel cap untuk membedakan degan produk lain. Tetapi kotak-kotak biru-putihnya membuat menarik kemasan. Walaupun agak mengingatkan kita kepada permen susu tetapi itu yang mebuat orang tertarik.

Pembahasan Kecap THG

Visual yang tampak : Terdapat ulir-uliran garis pada sisi kiri atas dalam bentuk persegi panjang. Dengan latar belakang kemasan warna orange dan menggunakan outline berwarna merah. Dengan lingkaran berwarna merah di tengah nya yang berisi nama produk.

Tampilan label kecap THG manis sudah cukup menarik, dengan warna kuning menyala dan pink yang menyala sudah membuat membuat label ini menarik perhatian. Lalu tulisan THG yang dibuat khas menjadikan logo yang mudah diingat orang pada kecap ini, tetapi di sisi lain, ada yang berpendapat bahwa penggunaan warna pada label kecap ini aneh. Komposisi oranye dan merah kurang cocok. Apalagi diguanakan untuk produk kecap yang notabene berwarna hitam. Penggunaan logo THG di tengah lingkaran dan di kecap nol cap THG tidak efisien. Pada umunya kemasan hanya menggunakan satu logo. Di pojok kiri terdapat suatu motif yang baiasa ditemukan di uang kertas. Belum ditemukan korelasi antara motif uang kertas dengan kecap.

Pembahasan Teh Tong Tji


Visual yang tampak : Terdapat gambar 2 Elang yang saling berhadapan sedang mencengkeram daun-daun teh jasmine. Gambar burung ini berada dalam lingkaran oval. Dengan latar belakang warna kuning di tengah dan hijau di sisi kiri kanan nya. Serta tulisan nama produk dan tahun pembuatan. ( Tampak depan ).



Terdapat nama produk yang berlatar warna kuning di tengah dan hijau disisi kanan -kiri nya dan keterangan direksi serta lembaga berwenang.( Tampak belakang ).

Desainnya yang simple, tegas dan langsung tertuju pada produk teh tersebut.desainnya juga cukup modern, dengan penggunaan garis yang lurus dan tegas. Dari warna, warna hijaunya mengesankan kesegaran dari teh ini. Dipadukan dengan warna kuning membuat desain semakin cerah dan menunjukkan kesegaran dari teh ini.Tulisan Tong Tji dikotak merah membuat menjadi eye catching.

Pembahasan Puder Kresno

Dengan gambar wayang dan dekorasi seperti batik pada background menguatkan asal dari produk Kresno ini yang berasalakan dari Jawa , Indonesia. Dengan Adanya tokoh wayang tersebut untuk memberi kesan murah dan hemat, sehingga dapat diapakai oleh seluruh rakyat Indonesia. Tetapi latar belakangnya yang bergambarkan honeycomb serasa tidak tepat, karena tidak ada hubungannya dengan pembasmi kutu.

Pembahasan Kwaci cap Gadjah

Visual yang tampak : Ilustrasi gajah berwarna abu-abu yang sedang berjalan, dengan elemen warna biru dan merah

Desain kwaci cap gadjah ini cukup menarik, karena disamping ada ilustrasi gajah, juga memakai warna yang mencolok, yaitu merah dan biru. Mungkin dengan begitu, orang awam yang melihat kemasan ini akan membeli karena penasaran. Desainnya yang memakai binatang gajah menegaskan bahwa kualitas no.1 karena gajah dianggap memiliki simbol paling kuat. Selain itu, desainnya juga membuat terkesan kuno karena gambarnya masih manual dan 2 dimensi. Juga tulisannya gajah masih memakai ejaan tempo dulu (gadjah).

Kwaci cap Gadjah masih dapat ditemukan di AlfaMart daerah Serpong dengan harga Rp2500,-. Kwaci ini masih dalam ukuran yang sama seperti dulu dan desain yang sejenis pula. Hanya di bagian samping kemasan terdapat barcode untuk mempermudah dalam pendataan maupun dalam proses pembayaran. Setelah kemasannya dibuka, ternyata kuaci yang terdapat didalamnya berwarna abu-abu. Kami berasumsi bahwa mungkin pemilik ingin menyamakan warna abu-abu tersebut dengan warna tubuh gajah, oleh karena itu terpilihlah merk kwaci cap Gadjah.